Waktu yang krusial. Seharusnya sudah mulai menata hati, whatever will be, will be. Tapi.......................................... Kok ya ada aja halangannya T___T Buku panduan belum selesai dikoreksi Romo.... dan tiba-tiba ditelpon Sekretariat Paroki kalau Romo Agus berhalangan memimpin Ibadat sabda Pemberkatan kami. Jlegerrrrr!!!!! Dan kemudian diminta cari Romo pengganti yang bukan Romo Paroki. Panik lah, langsung telpon Mama Bapak >__< Ternyata cuma butuh tenang.... Gak berapa lama ditelpon lagi ama Kantor Paroki, kalau Romo Agus ternyata bisa. Nah lhoooo :p Entah ada miss dimana....yang jelas saya dapat kepastian kalau Romo Agus bisa melayani Ibadat Sabda Pemberkatan Pernikahan kami... Kalem aja dong.... Iya iya... Whatever will be, will be. H- 13, What left??? : Buku panduan pemberkatan sedang dikoreksi Romo. Tinggal nunggu kabar dari Sekretariat Paroki, kalau sudah selesai dikoreksi biar diambil (pengennya janjian ama Ro...
Tiba-tiba sudah hampir habis minggu pertama Januari. Tiba-tiba semua terasa hectic. Undangan untuk teman kantor belum selesai dilabel, kontrakan belum siap huni, belum mulai packing barang2 kost, belum nengok dan melunasi souvenir sukulen, belum ngantar2 undangan, dan saya juga masih ribet dengan dekorasi, maunya begini, pengen banyak bunga, catering juga rencana mau nambah porsi gubugan. Buku panduan pemberkatan belum final.. Dan tiba-tiba dapat kabar Mas harus dinas luar kota seminggu full. Belum lagi kemungkinan dia gak bisa cuti lama-lama karena kerjaan kantor lagi banyak dan banyak tugas luar kota juga. Dan rencana hanimun ke Bandung pun batal. Take a deep breath... Dan mas bilang tau-tau saya udah manyun. Hmmmh.... He is right.... Kadang saya, dan mungkin beberapa bride to be juga mengalami hal ini : terlalu fokus pada pestanya, terutama karena pengen semua sempurna dan sesuai keinginan. Every single details! Itu kali ya yang bikin hectic. Padahal seharusnya saya g...
Hehe udah 3 bulan tapi masih aja posting tentang wedding :D Yang di bawah ini kebaya yang aku pakai mulai dari midodareni, pemberkatan di Gereja dan resepsi di gedung. Yang kebaya milikku cuma kebaya midodareni. Jahit di langganan kami: Odya Collection, jalan Mawar, Salatiga. Awalnya tanpa bordir sama sekali, tapi ternyata seperti foto di sebelah kiri tampak plain sekali terutama di bagian kerah. Makanya kemudian aku minta di bordir jadi seperti gambar di kanan. Jas nya mas juga bikin baru di toko Empat Satu, Solo.Sampai tiga bulan setelah pernikahan belum dipakai lagi :p Kebaya dan beskap putih untuk pemberkatan itu kami sewa dari bu Yayuk. Sudah termasuk dalam paket riasnya. Duluuu pas pertama kali ketemu bu Yayuk, beliau menyarankan agar Mas pakai jas aja saat pemberkatan karena tidak ada beskap putih yang seukuran Mas. Eh, tiga hari sebelum hari H bu Yayuk telepon dan mengabarkan beliau dapat beskap putih yang cocok buat Mas. Syukurlaah.... :)) kebaya ...
Comments
Post a Comment