Kurang dari Sebulan

Tiba-tiba sudah hampir habis minggu pertama Januari. Tiba-tiba semua terasa hectic. Undangan untuk teman kantor belum selesai dilabel, kontrakan belum siap huni, belum mulai packing barang2 kost, belum nengok dan melunasi souvenir sukulen, belum ngantar2 undangan, dan saya juga masih ribet dengan dekorasi, maunya begini, pengen banyak bunga, catering juga rencana mau nambah porsi gubugan. Buku panduan pemberkatan belum final.. Dan tiba-tiba dapat kabar Mas harus dinas luar kota seminggu full. Belum lagi kemungkinan dia gak bisa cuti lama-lama karena kerjaan kantor lagi banyak dan banyak tugas luar kota juga. Dan rencana hanimun ke Bandung pun batal. 

Take a deep breath...
Dan mas bilang tau-tau saya udah manyun.

Hmmmh.... He is right....

Kadang saya, dan mungkin beberapa bride to be juga mengalami hal ini : terlalu fokus pada pestanya, terutama karena pengen semua sempurna dan sesuai keinginan. Every single details! Itu kali ya yang bikin hectic. Padahal seharusnya saya gak usah hectic-hectic banget wong semuanya sebenarnya sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Mendekati hari H tinggal checking akhir aja. Misal urusan detail dekorasi, bunga warna apa, kain warna apa, sudahlah pasrahkan saja pada orang yang ditugasi. Toh kita juga sudah mengutarakan keinginan kita pengen seperti apa.

Yang paling penting, don't let small stuffs ruin your Big-Day :D (I'm trying!!!)

Even tamunya yang datang dikit, bunga dekor warnanya gak sesuai, makanan rada keasinan....teteup yaaa.... harus tetap senyum.  But still...kadang perkataan orang lain itu sepertinya jadi penting banget ya! Ih, kok dekornya gitu, ih, kebayanya ga matching, ih, gedungnya sempit banget, ih makannya umpel-umpelan, ih, siomaynya dah habis, ih, manten lanange kok cilik (errrrrrr -___-)  

kalau kalian baca postingan saya My Dream Wedding, seems like i want everything perfect there! 
But as time goes by..... sepertinya harus belajar legowo dan pasrah. Kadang hal - hal kecil ga berjalan seperti yang kita inginkan. Again yaaa.....don't let small stuffs ruin your Big-Day!!!

Yosh!!!! 
Dan yang paling penting saya dan Mas diberkati Tuhan dan sah menjadi suami istri. Sebenarnya kan intinya pernikahan ya pemberkatannya di Gereja. That's all.....Saya mau belajar jadi orang santai kaya calon suami saya :p


Comments

Popular posts from this blog

Kurang dari Dua Minggu

Kostum Kami