2 Februari 2018 - 4th Weddingversary

Dear Danang Aryo,
Tanggal 2 Februari ini, tepat 4 tahun kita mengikat janji suci di depan altar. Hampir 5 tahun sejak pertemuan kita pertama. Time flies yah, sekarang kita sudah bertiga, sudah ada Suluh yang memberikan kebahagiaan dalam hari - hari kita.

Awal mula adanya blog ini juga karena persiapan pernikahan kita. Tulisan - tulisan pertama hanya curhatan - curhatan (kadang nggak penting) kita, kemudian progress persiapan pernikahan kita dengan segala kerempongannya termasuk printilan - printilan seperti undangan, souvenir, rias, dan seserahan. Serelah ada Suluh, postingan blog ini jadi random dan berkembang kemana-mana :D


 Throwback :
  1. Awal mula pertemuan kami :Pertemuan Pertama , Arti Serendipity
  2. Pre Wedding :  Cerita Foto PreweddingFoto - Foto Prewedding
  3. Pengurusan Kursus Persiapan Perkawinan : KPP 
  4. Souvenir : Gelombang Cinta jadi Souvenir  , Green Souvenir
  5. Buku Panduan Pemberkatan 
  6. Undangan : Cerita Undangan 1, Cerita Undangan 2 , Cerita Undangan 3
  7. Dan masih banyak kerempongan lain seperti seserahan, seragam panitia, seragam keluarga, cincin, dll :D silakan diklik label/kategorinya saja hehehe
  8. Review setelah Hari H : After the Wedding
  9. Cerita Honeymoon : Failed Honeymoon
Setelah 4 tahun berlalu, aku masih mengingat dengan jelas rasa itu. Hari dimana kita menjadi satu, seperti judul blog ini. Happiness surround us, rasa - rasanya bibir ini nggak capek tersenyum dan tertawa. Tangan ini nggak capek menggenggam tanganmu. 


Dear Danang Aryo, 
Terimakasih telah memilihku. Tidak banyak yang bisa aku katakan. Kamu nyebelin, suka nggodani, kadang sampai bikin aku nangis tapi dari situ aku belajar hidup itu jangan sepaneng terus. Kamu terlalu santai, semeleh, pasrah, tidak punya ambisi, tapi karena itu aku jadi belajar sabar dan tidak kemrungsung. Kamu itu riwil, cerewet, bawel untuk urusan - urusan tertentu, dan aku menyadari yang kamu cereweti itu memang benar, aku perlu belajar lagi tentang banyak hal. Hah, and i hate to admit it :p Kamu itu pemalas, suka bangun siang, suka jajan, suka makan enak dan disitulah kamu membangkitkan kesenangan terpendamku. Kita jadi suka foya - foya, jalan - jalan bareng.


Dear Danang Aryo,
Sekarang ada Suluh yang mengisi hari - hari kita. Sudah hampir 2,5 tahun usianya. Kadang aku berpikir apa aku bisa jika harus membesarkan Suluh tanpamu? Ingat kan kemarin saat kamu diklat Peneliti selama 1 bulan di Bogor, yang berarti aku harus hidup berdua saja dengan Suluh? Sesungguhnya aku sangat ketakutan. Sebelum ada Suluh aku tidak pernah mengasuh anak kecil satu kalipun. Dan setelah ada Suluh pun, itu kamu yang lebih sering menenangkannya pada saat - saat sulit. Saat dia terbangun dalam tidurnya kemudian menangis kencang, kamulah yang menenangkannya. Itu kamu yang dengan sabar mengajaknya bermain, itu kamu yang seringkali membuatnya tertawa. Kadang aku merasa aku cukup neneni dan membuatkan makanannya saja :p (mesti kamu marah kalau aku bilang begini). But we made it. Ternyata aku bisa :D Satu bulan berlalu, dan Suluh sangat luar biasa. Persis seperti yang kamu selalu pesankan kalau mau pergi : Suluh, jaga mamahmu ya :)
Semoga kita bisa jadi orang tua yang baik buat Suluh. Menjadi sahabatnya, menjadi partnernya, menjadi orang yang pertama dicari untuk berbagi suka dan duka.




Dear Danang Aryo,
Baru empat tahun, perjalanan kita masih panjang. Masih puluhan tahun lagi, sampai menyaksikan anak cucu kita dewasa. Sampai rambut memutih (kamu udaaaaah!!!), meski gigi ompong dan peot, tetap genggam tanganku ya. Orang tua kita telah memberikan contoh nyata yang luar biasa dalam hal kesetiaan dan kasih, semoga kita bisa meneladan dan membahagiakan mereka.


Mari menua bersama, selalu setia, saling mengasihi dalam suka dan duka, dalam untung dan malang, dalam sehat dan sakit seperti janji yang kita ucapkan 4 tahun yang lalu :)


Amin.


Comments

Popular posts from this blog

Kurang dari Dua Minggu

Kurang dari Sebulan

Kostum Kami