Periksa Bidan Dewasa di Rumah Sakit Panti Rapih

Pas kontrol kehamilan 31 minggu kemarin, pas cek tensi saya diminta suster yang ngecek tensi untuk periksa Bidan dewasa. Jadi bukan periksa dengan dokter. Pertama kali sempat bingung, ngapain harus periksa bidan, kan udah sama dokter???  Kemudian dijelaskan periksa bidan ini sekalian check lab dan akan diberi penjelasan2 terkait gimana-gimananya pas melahirkan besok terutama bagi yang berencana melahirkan di Panti Rapih. Yowes manut, sekalian saya mau nanya - nanya banyak tentang prosedur penanganan persalinan di Panti Rapih. Ternyata sama dokter Lusi juga diarahkan untuk periksa bidan dulu kalau memang mau melahirkan di Panti Rapih.

Jadwal Periksa Bidan Dewasa di Panti Rapih dilayani setiap hari, Senin - Sabtu jam 08.00 - 10.00. Khusus hari Minggu sampai jam 12.00. 
Pagi ini tadi saya menyempatkan izin dari kantor untuk periksa. Kirain sebentar ya kaya periksa dokter biasanya. Ternyata saya yang dapat no urut 3, sampe sana masih menunggu lumayan lama. Periksa satu pasien aja bisa setengah jam lebih. Jadi penasaran deh, ngapain aja yaaa??? 
Lama juga nunggu, akhirnya saya dipanggil. Bidannya masih muda, cantik :p pertama agak underestimated gitu... kayanya kok mantep sama bidan yang udah agak senior :p 
Pertama tu langsung ditanya : Kenapa bu???
Ha...saya ndomblong dong.... kok malah ditanya kenapa??? Jelas - jelas bumil ini mau periksa hamil :p 
Usut punya usut, bu bidannya gak sadar saya lagi hamil, gara-gara baju saya longgar banget dan perut saya kan emang ga terlalu gede :p.

Sebelum diperiksa, saya diwawancara dulu untuk mengisi form persiapan persalinan. Ditanya A-Z riwayat hamil dan kesehatan, termasuk berapa kali had sex selama hamil, keluhan-keluhan kehamilan, riwayat alergi, riwayat penyakit dll. Ini deh yang bikin lama :D
Habis itu, saya dijelaskan tentang beberapa hal penting dalam menyambut persalinan. Ada checklistnya lho, tiap selesai menjelaskan satu topik langsung dicentang, jadi ga ada yang kelewat. Yang dijelaskan di sini antara lain : tanda - tanda persalinan, tanda bahaya kehamilan yang harus segera dibawa ke rumah sakit bila terjadi, barang - barang yang harus dibawa ke rumah sakit saat persalinan, IMD, rawat gabung, Asi eksklusif, klinik laktasi, senam hamil, sampai cara cuci tangan yang baik dan benar. Lengkap bangetttt!!! Walaupun sebagian besar ilmunya saya udah tau, tapi disini malah jadi sesi tanya jawab yang menyenangkan. Hal - hal yang mau saya tanyakan, saya tanyakan semua.
Misalnya :

1. Tanda - tanda persalinan. Secara garis besar saya sudah tau, keluar lendir darah, kontraksi teratur, air ketuban pecah... tapi dijelaskan lebih detail. Saya jadi tau, kalau perut kerasa kenceng pas saya kecapekan, itu yang namanya kontraksi....tapi kontraksi palsu. Kontraksi palsu ini kalau badan diistirahatkan akan menghilang dengan sendirinya. Tapi kontraksi yang bener-bener tanda persalinan, ga akan hilang dengan istirahat. Jedanya semakin pendek, durasi kontraksinya semakin cepat. Walaupun sudah terasa kontraksi, tapi tidak perlu buru - buru ke Rumah sakit. Dia lihat alamat kami, dan menyarankan ke rumah sakit jika kontraksi sudah teratur setiap setengah jam sekali. 

2. Prosedur IMD, berapa lama IMD nya? Pada kondisi apa bayi tidak bisa IMD?
--> Asal bayi sehat, menangis keras, tidak ada tanda2 keracunan air ketuban  IMD bisa dilakukan. Untuk bayi sehat IMD sekitar 1 - 2 jam (Iniiii yang saya cari! Jadi makin yakin mau lairan di Panti Rapih! karena dari beberapa sumber yang pernah saya baca, ada rumah sakit yang katanya IMD, tapi bayi cuma ditempelkan 15 menit). Bahkan yang lahiran sesar pun bisa tetap IMD, tapi dengan waktu yang lebih singkat. Bayi yang sehat, setelah IMD bisa langsung rawat gabung dengan ibunya. Rawat gabung (Rooming in) ini penting karena ibu bisa sekalian belajar merawat bayi, belajar mengetahui tanda - tanda bayi yang lapar, belajar memakaian pakaian bayi. Penting super duper penting !!! Terutama karena besok saya bakal di Jogja cuma bertiga saja. Tanpa ditemani ART, Nanny, ataupun Ibu dan Ibu Mertua.

3. Penggunaan Susu Formula. Rumah Sakit Panti Rapih tidak menganjurkan penggunaan susu formula untuk bayi baru lahir, karena isi lambung bayi bisa mencukupi kebutuhan bayi sampai 3 hari. Tapi ibu harus tetap menyusui, untuk merangsang keluarnya ASI. Penting untuk ditanamkan sugesti positif bahwa ASI Ibu akan keluar dan cukup. Berpikiran negatif seperti ASI tidak cukup, ASI tidak bisa keluar justru bisa menghambat keluarnya ASI (Exactly what i want!!!!)  Ibu bisa konsultasi di klinik laktasi terkait masalah menyusui. 

Sampai di sini, Ayah nyela, nanya bidannya namanya siapa, asli mana, lulusan mana :p
Ini tandanya Ayah respek sama mbak Bidannya :p 

4. Senam Hamil dan Seminar Kehamilan
Senam hamil sudah ikut sekali. Disarankan untuk rutin ikut senam hamil dan senam sendiri di rumah. Tidak disarankan untuk latihan mengejan di rumah :p 
Seminar kehamilan GRATIS untuk kehamilan trimester III setiap hari Senin minggu ketiga setiap bulan. Bulan ini jatoh besok Senin!!! Yiiii masih libur lebaran... Tapi sepertinya saya dan Ayah mau bela - belain datang karena ada sesi kunjungan ke ruang bersalin juga :p

4. Perkiraan biaya persalinan, disuruh tanya langsung ke Kassa Utama. Nanti saya buatkan post tersendiri ya. 
Kayanya itu sudah mencakup semua pertanyaan yang sempat saya catat. Puasss banget dapat banyak penjelasan. 

Kemudian saya diperiksa. Kalau periksa bidan kan ga pakai USG ya... jadi cuma diraba - raba. Eh...disuruh buka bra juga. Periksa payudara katanya. Eh lhaaa.... nipple saya dipencet trus ditunjukkin kalau ASI saya sudah keluar, jadi ga perlu khawatir ASI nya nggak keluar. Hihihi.... kemarin - kemarin juga saya pencet2 sendiri, bu. Trus cek denyut jantung pake Doppler, denyut jantung kakak bayi baik. Trus disuruh buka celana. Saya ndomblong.... kirain mau di VT.... (pemeriksaan dalam) ternyata cuma mau cek ada varises/ambeian atau tidak.
Oyaa...saya sempat memberanikan diri nanya, mumpung sekalian buka celana :p Jadi dari dulu saya kan kepikiran orang lahiran normal itu perlu cukur rambut kemaluan nggak sih??? Duuuh....sounds stupid yah, tapi kan saya belum pernah, jadi penasaran gitu. Dan kata bu bidannya kalau sama Dokter Lusi katanya enggak usah, yeaaay!!!! Ga kebayang habis cukur, trus lahiran, trus dijahit, trus perih jahitan ketemu gatel-gatel karena rambutnya mau tumbuh... Huuufth jangan dibayangin!!!

Katanya semua baik, dan sehat.

Dah, selesai.... minggu depan diminta kontrol lagi ke Dokter Lusi. 


Aaaaa..... pulang periksa kok excited banget yaaa.... ^_^ rasanya pengen segera ketemu Kakak Bayi... tapi masih harus sabar, nunggu 6 -7 minggu lagi ya sayang... 

Comments

  1. Postingannya bagus banget bun, kemarin waktu saya kontrol dokter juga sempat saranin saya untuk pemeriksaan bidan dewasa. Berkat baca postingan bunda jadi punya wawasan nih.

    ReplyDelete
  2. Halo, punya kontak nya salah satu bidan di panti rapih tidak ya ? Makasih banyak

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kurang dari Dua Minggu

Kurang dari Sebulan

Kostum Kami