Touring at Bali - Day 2 - Part 1 : UBUD - Tegalalang

Sabtu, 31 Agustus 2013

Here we come!!!! Thanks to Om Priyo yang ngantar kita ke KFC Sanur untuk ketemuan sama Mas Mahendro. Dan voila!!! Satu Motor Vario dengan dua helm sudah siap mengantar kami jalan2 keliling Bali. 
Semalam aku dan mas sempat ngobrol, kami putuskan hari ini mau ke Ubud. Alasannya simpel : Kami belum pernah ke Ubud dan kami ngga tau ada apa saja disana. Yang jelas ga bakal ada pantai. 
Pagi sebelum berangkat sempat nanya Esti ada apa aja di Ubud, dia cuma jawab : Bebek Bengil :p 
Oke, jadi ketemu satu tujuan kami ke Ubud, yaitu Bebek Bengil.
Trus Mas juga mau ketemuan sama temennya yang kerja di resto di daerah Ubud. Katanya sebelahan sama museum Blanco.
Maka berangkatlah kami dari Sanur menuju Ubud. Tugasku sebagai navigator :p Lucu juga ketika kita sempat eyel-eyelan di motor, aku salah ngasih tau arah. Seringnya itu, aku salah baca peta : harusnya belok kanan tapi aku bilang belok kiri padahal sudah kebablasen :p Untungnya Mas itu super sabar menghadapi aku yang ngeyelan :))

Akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi Museum Antonio Blanco. Dasar turis ngirit, kita pede aja jalan masuk museum dengan berpikir kalo tiketnya seorang 100.000 ya ga jadi aja :p ternyata untuk turis domestik hanya 30.000 dan dapat free drink di restorannya.
Don Antonio Blanco terkenal dengan lukisannya yang menonjolkan keindahan tubuh perempuan. Hmmm....aku langsung sikut2 Mas :p
Seperti biasa, di dalam museum tidak boleh memotret. Tapi ternyata di depan potret diri sang Maestro tepat di pintu masuk museum, kita masih boleh foto.

Hyaaaa.... black and white banget yaaa >__<

Dan kita boleh foto-foto di tamannya.

 Di depan pintu gerbang museum

Ice coffe caramel : free

Sebenarnya di Ubud ga banyak yang bisa diamati, kecuali mau shopping juga bisa di Pasar Ubud. Tapi buatku yang tidak bisa nawar, belanja di pasar tradisional itu menyiksa -__- 
*perempuan apa ini, tidak bisa nawar...*

Okeh, habis jalan-jalan di Museum Blanco kita mau makan Bebek Bengil.
Itu separuh bebek goreng garing,  lengkap dengan nasi, urap dan sambal matah, 92.000 excluded tax. Mantap kan, makanya kita cuma pesen bebek satu plus nambah nasi putih satu, hwkwkwk.... Dasar pelancong ndak modal. Eh, cuma modal nekad ding :p

 Bukti udah makan di Bebek Bengil. Kelasnya kelas turis kaya sih -__-. Sekali aja, yang penting pernah ngerasain. :p

Nah, habis makan siang, udah fully charge (padahal malah ngantuk-ngantuk) kita mau lanjut ke Kintamani, melihat Danau dan Gunung Batur. Dalam perjalanan ke Kintamani, kami melewati daerah persawahan yang sangat terkenal dengan teraseringnya, yaitu Tegalalang.

 Yaaa, ternyata ga terlalu istimewa, karena di Jawa juga banyak sawah bertingkat-tingkat gitu. :p


Next.....kami meneruskan perjalanan ke Kintamani, melewati perkebunan jeruk yang tampak seger banget....
(lanjut ke Day 2 - Part 2 : Kintamani & Danau Batur)




Comments

Popular posts from this blog

Kurang dari Dua Minggu

Kurang dari Sebulan

Kostum Kami